Membuat Manisan

28 Mei

Pembuatan manisan merupakan salah satu cara pengawetan buah-­buahan segar dalam jangka waktu yang agak lama. Hal ini disebabkan fermentasi yang ditimbulkan oleh asam yang diperoleh dari larutan air, asam (cuka, asam sitrun), garam, gula, dan vanili. Selain lebih praktis untuk disantap, manisan buah diolah dijadikan campuran dalam pembuatan aneka penganan atau masakan. Juga sebagai pemanis untuk mempercantik suatu makan­an yang hendak dihidangkan.

Ada beberapa hal yang perlu di­perhatikan bila Anda akan mem­buat manisan.

Bahan:

Pilih buah-buahan yang benar­-benar masih segar (kalau ada yang baru dipetik dari pohonnya) dan masih baik. Artinya tidak busuk. berlubang, atau memar. Karena hal ini akan mempercepat proses pen­jamuran, dan pembuihan pada ma­nisan, sehingga manisan tidak bisa tahan lama untuk di simpan dalam waktu lama. Sebelum diolah, cuci terlebih dahulu sampai buah­-buahan benar-benar bersih dari se-gala jenis kotoran. Kalau perlu si­katlah dengan menggunakan sikat. Lalu kupas dan potong-potong (bila memerlukan perlakuan demikian).

Perendaman

Umumnya buah direndam dalam air yang telah diberi kapur sirih yang berfungsi sebagai obat untuk mengeraskan buah-buahan. Wak­tu perendaman dan banyaknya ka­pur sirih yang digunakan untuk me­rendam tergantung dari banyaknya buah yang hendak, direndam. Pa­ling baik direndam selama sema­lam agar getah buah dapat hilang, mengeras, dan tidak cepat matang selama proses pembuatan. Dengan demikian manisan terasa re­nyah ketika dikunyah. Apabila buah yang akan dibuat manisan terialu asam, sebelum direndam dalam larutan air kapur sirih, bisa Anda rendam terlebih dahulu dalam air yang telah diberi garam selama 1 jam.

Alat

Untuk mengiris buah-buahan pergunakan pisau anti karat dan ta­lenan clan kayu. Untuk memasak, pergunakan panci atau wajan anti karat (kalau ada dari teflon). Ja­ngan menggunakan peralatan dari logam, kuningan, besi, atau alumi­nium, karena reaksinya dengan la­rutan asam dapat menimbulkan ke­racunan.

Pengolahan

Setelah buah-buahan dibersih­kan dan dipotong-potong, rebus dalam air gula cair sebentar atau sampai buah setengah matang. Ketika direbus cukup Bering diaduk supaya buah dapat setengah matang dengan merata. Angkat buah dengan sen­dok berlubang lalu tiriskan. Bila An­da menghendaki buah tetap ber­warna bagus, masukkan langsung ke dalam air es. Air gula disaring supaya bebas dari kotoran yang terbawa dalam gula pasir yang di­pergunakan. Jerangkan kembali air gula dan rebus kembali sampai air tinggal setengahnya. Kemudian baru diolah menurut resep.

Penyimpanan

Setelah dimasak, masukkan ma­nisan buah ke dalam stoples atau botol yang telah disterilkan. Cara­nya, rebus botol selama 10 menit lalu angkat dan tiriskan. Manisan langsung dimasukkan dan biarkan sampai dingin. Tutup rapat-rapat. atau panggang dalam oven selama 10 menit, angkat, dan biarkan di­ngin. Masukkan manisan dan tutup rapat. Kukus manisan dalam botol selama 10 menit agar bisa tahan lebih lama. Simpan dalam lemari es, atau ditempat yang sejuk dan kering.

Cara di atas akan mernbuat ma­nisan Anda bisa disimpan lebih la­ma tanpa penggunaan obat peng­awet makanan.

About these ads

2 Tanggapan to “Membuat Manisan”

  1. Red 28 Mei 2010 at 14:10 #

    Mantap bgt mbok!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: