HINDARKAN MINYAK BAYI UNTUK MENCEGAH BIANG KERINGAT

25 Apr

Iseng-iseng buka kliping Koran lama, ternyata ada artikel yang menarik. Mudah-mudahan berguna untuk para ibu yang punya baby!

Biang keringat atau keringat buntat, bintil-bintil kecil berwarna merah jernih yang kadangkala dikelilingi warna merah di kulit dan sedikit bengkak, sering menyerang bayi. Penyebabnya,bpenderita tidak dapat mengeluarkan keringat akibat saluran kelenjar keringatnya tertutup minyak tubuh dan sel kulit. Penyakit ini gampang muncul jika bayi terlalu kepanasan terkena cahaya matahari atau memakai pakaian terlalu tebal, atau bisa juga karena demam.

Untuk mengatasinya, menurut ahli perawatan bayi/anak, Cecilia Worth, tempatkan bayi diruangan berhawa sejuk nyaman. Jika fasilitas itu tidak ada, sesekali biarkan bayi telanjang bulat, tentu saja jika cuaca memungkinkan dan waktu yang tidak terlalu lama. Selain itu ada resep praktis untuk mencegah/menghilangkan keringat buntat tersebut.

  1. Bayi hendaknya diberi pakaian berbobot ringan yang terbuat dari bahan alamiah, seperti katun atau wool. Jenis pakaian ini akan mengalirkan udara lebih baik daripada yang terbuat dari sintetis, misalnya polyester.
  2. Biasakan memandikan bayi dengan air yang diberi satu sendok the soda kue. Ini tidak hanya membuat bayi bertambah segar tapi juga tambah bersih.
  3. Setelah mandi, usahakan agar semua lipatan tubuh bayi benar-benar kering. Setelah itu taburkan bedak tanpa zat pewangi, tipi-tipis saja ke lipatan kulit untuk menyerap uap lembab yang masih melekat. Hendaklah diingat, jangan menggunakan minyak bayi atau baby lotion.

RUAM-RUAM KULIT

Penelanjangan bayi sebaiknyajuga dilakukan pada penderita ruam-ruam kulit (bintik-bintik merah pada kulit) karena popok. Ini biasanya menyerang kulit sekitar alat kelamin bayi, menyebabkan kulit berwarna merah, bengkak, atau meradang. Selain itu mungkin terdapat bintil-bintil gatal atau infeksi ragi yang mengeluarkan cairan kental keputih-putihan.

Untuk merawat gangguan itu sekaligus mencegahnya, Cecilia punya resep praktis.

  1. Biasakan mengganti popok sesegera mungkin begitu bayi selesai buang air besar atau ngompol agar tak berbentuk amoniak di popoknya.
  2. Basuhlah bagian yang akan tertutup popok dengan air hangat, gosok dengan lembut (tak perlu pakai sabun), lalu tepuklah kulit bayi yang basah itu dengan hanguk kering.
  3. Untuk meyakinkan, bawalah bayi ke dekat lampu yang sedang menyala (jaraknya sekitar 60 cm) selama 5 menit agar sisa air yang masih menempel bisa menguap.
  4. Pilihlah popok dari bahan yang lembut dan jika mencucinya, jangan gunakan zat pemutih. Sebagai ganti, sebaiknya rendam dulu popok yang hendak dicuci kedalam air bercampur cuka (1 sendok makan cuka untuk 4,5 liter air). Janganlah anda menggunakan zat kimia untuk melembutkan kain karena dapat mengganggu kulit bayi yang masih peka. Keringkan popok diluar rumah agar terkena ultraviolet matahari.

Satu Tanggapan to “HINDARKAN MINYAK BAYI UNTUK MENCEGAH BIANG KERINGAT”

  1. juvester 11 Mei 2010 pada 12:21 #

    Masih berlaku sampe sekarang bu? ato ada perkembangan ttg hal ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: