PUISI BUATMU

5 Mei

October 23, 2009

I

Dan memilikimu adalah keindahan

Mencintaimu sebagai kemewahan

Dengan peluk ciummu jadi hiasan

Dalam kilau firdausku

II

Dua bola mata memandang

Sepasang telinga mendengar

Sekuntum mulut berucap

Dua tangan merangkul

Kaki kiri dan kanan berjalan

Dua pundak menanggung beban

semua terbungkus dalam satu dirimu

Dan kuletakkan kau disudut hatiku

Engkau memang kekasihku

III

Engkau memang perisai malam

Yang slalu terjaga menanti pagi

Sambil menggenggam sekantung harapan

Yang kelak kau gantungkan di setiap helai nafasku

Sampai dini menjelang

Engkau juga embun pagi

Yang slalu bernyanyi menanti senja

Sambil membasahi seisi alam

Yang kelak kau basuhkan disemua tubuhku

Sampai menjelang malam

Engkau pelangi senja

Yang menari menanti malam

Seraya mewarnai dunia

Yang kelak kau lukiskan dijantungku

Sampai malam berganti pagi

IV

Aku menanti di sudut pagi

Sambil menggendong sisa malam

Yang belum sempat kuletakkan di kantung mu

Dan engkau pun pergi

V

Duhai mentari,

Bisakah kau tuliskan sebaris puisi

Sebagai tanda cinta?

Dan kelak,

Akan kukalungkan rangkaian puisi cinta ini

Pada nya

dari yang tak pernah mati

3 Tanggapan to “PUISI BUATMU”

  1. fendhy 6 Mei 2010 pada 08:51 #

    nice!!

  2. sunarnosahlan 28 Mei 2010 pada 20:20 #

    panjang dan indah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: