Mari Mengenal Sukun

28 Mei

Dalam bahasa latin, Sukun disebut: Artocarpus Altilis. Termasuk dalam keluarga Nangka-nangkaan (Artocarpus). Buah lain yang sejenis dengan sukun dan paling terkenal adalah Nangka (Artocarpus Integra) Clan Cempedak (Artocarpus Champeden). Keduanya disebut sebagai tanaman Pionirkarena dapat beradaptasi dengan lingkungannya.-Bisa tumbuh di tempat yang subur atau kurang subur. Di dataran rendah maupun di dataran tinggi (sampai ketinggian 1000 m).

Sukun dapat tumbuh di dae­rah bercurah hujan tinggi atau kurang curah hujan ku­rang. Dapat jugs tumbuh di tanah podzolik merah kuning yang terda­pat di Kalimantan, tanah berkapur di Madura, di rawa pasang surut atau di pinggir-pinggir pantai. Teta­pi menurut beberapa ahli, Sukun paling tepat ditanam di tanah yang subur, gembur, berpasir, permuka­an air tanah dangkal dengan iklim yang pangs agar dapat berbuah le-bat dengan mutu yang memuas­kan. Di samping itu tanaman Sukun berasal dari bibit yang balk, sehat dan berasal dari varietal unggul. Umumnya tanaman Sukun dapat berbuah secara optimal pada umur 8 – 10 tahun. Sedang kriteria tanam­an Sukun yang bermutu unggul berbuah lebat, enak rasanya dan memiliki kadar tepung, protein dan tamin yang tinggi sehingga me­enuhi syarat-syarat kesehatan.

Kadar air buah tidak terlalu ba­nyak agar tidak cepat terjadi proses pembusukan. Pohonnya juga tidak terlalu tinggi dan besar supaya mu­dah dalam pemeliharaan dan tidak menyulitkan pada scat panen. Dah­an dan ranting tidak rnuclah patch serta tahan dari segala jenis hama penyakit. Berbuah sepanjang ta­hun dan bisa ditanam di tempat yang subur maupun yang kurang subur.

Bentuk daunnya bagus. Memiliki lekukan-lekukan yang dalam se­hingga cocok juga digunakan seba­gai pembungkus makanan atau penganan.Dipandang dari segi lingkungan hidup, tanaman Sukun dengan po­hon dan tajuknya yang besar-besar dan perakarannya yang lugs serta intensif. Memiliki sifat-sifat yang balk sehingga cocok untuk proyek penghijaun, konservasi lahan dan pencegahan erosi yang disebab­kan oleh banjir.

Sukun di Indonesia

Hampir di setiap pelosok Nusan­tara sukun bisa didapat secara mu­dah dengan harga yang relatif murah. Yang umum terjual di pasar­ pasar biasanya terbagi menjadi dua yaitu Sukun tanpa biji (Seed­less Breadfruit) dan Sukun berbill (Seeded Breadfruit). Sukun yang paling balk berasal dari pulau So­rong Irian Jaya. Karma itu Sukun dijadikan oleh-oleh untuk para wi­satawan yang berkunjung ke sana.

Ada kebiasaan masyarakat dae­rah sana untuk memanfaatkan Su­kun menjadi ‘Kampari’, dengan membakarnya dalam lubang tanah. Sedang Sukun yang terkenal kare­na besarnya sama dengan buah nangka di pulau Jawa bisa ditemul di Timor Timur tepatnya di Baucau

Sukun di Berbagai Negara

Dalam bahasa Inggris Sukun di sebut buah roti (Breadfruit). Konon. Kapten Cook pernah menjelajahi seluruh benua Australia hanya untuk mencari buah Sukun. Sekarang di beberapa negara seperti Hawaii. Tahiti, Fiji, Samoa, Australia, dan Amerika, Sukun dijadikan lumber makanan pokok pengganti roti, kentang dan bergs.

Sukun memiliki daging berwarna putih, dan lembut. Rasanya mine roti tawar. Di Hawaii, budi daya ta­naman Sukun sudah maju. Ada se­jenis Sukun yang paling bermutu yaitu Yellow Gold. Sukun yang ber­warna kekuning-kuningan. Sedang di Sabah (Malaysia Timur), Sukun diolah pula menjadi ‘kudapan’ atau penganan kecil (snack). Dikemas dalam bentuk menarik, dijual di su­permarket. Di banding jagung, singkong dan ubt lalar ternyata Sukun tidak kalah dalam rasa dan selera. Bila ditinjau dari segi kesehatan. Sukun memili­ki kandungan serat yang cukup tinggi. Sebesar 1-2 persen Sehing­ga cocok sebagai komoditi untuk memperbaiki menu demi ke­sehatan pencernaan, mengurangi resiko terlangkitnya penyakit kan­ker usus dan ambeien.

Cara Memilih dan Mengolah

Banyak orang tidak tahu cara lain mengolah Sukun. sehingga umumnya hanya digoreng atau dibuat kolak. Padahal buahnya yang tebal berwarna putih dengan rasa yang gurih manis dan beraroma harum memungkinkan Sukun untuk diolah menjadi seribu satu macam variasi hidangan yang menarik.

Selain itu kadar vitamin C pada Sukun yang warna dagingnya kekuning-kuningan, cukup tinggi  ju­ga. Selain vitamin, Sukun juga mengandung banyak kalori, pro­tein, lemak, hidrat arang dan air. Untuk lebih jelasnya bandingkan antara Sukun dengan bahan ma­kanan lainnya lewat label di bawah ini. Dengan demikian Sukun dapat ikut berperan peran dalam . penganekara- gaman menu makan di Indonesia.

Tidak hanya dan penampilan. Dan rasa dan aroma. olah sukun bisa Anda banggakan. Mulai dari hidangan pembuka sampai hidang­an penutup yang sederhana, bah­kan bergaya eksotik.

Waktu membeli Sukun di pasar perhatikan hal-hal berikut: Sukun yang sudah tua memiliki permuka­an kulit yang bagus, halus dan me­miliki mata yang besar-besar. Buahnya berwarna kekuning-kuni­nganan tapi agak kusam Ada bekas-bekas getah yang mengering, serta beraroma harum. dan manis. Sukun yang telah tua jangan di­simpan berlama-lama dalam udata terbuka. Paling tahan hanya satu minggu. Lebih dari itu Sukun akan membusuk, disebabkan kandung­an air yang terdapat di dalamnya dan proses kimia yaitu berubahnya zat pati menjadi gula. Oleh karma itu, sebaiknya Sukun diolah sece­patnya.

Sumber : Taufik Murtadho

Satu Tanggapan to “Mari Mengenal Sukun”

  1. anasgaputra 16 Juli 2013 pada 14:30 #

    terimakasih , artikelnya bagussssss……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: