Cerita Tentang Seorang Bapak

2 Jun

Di sebuah jalan sunyi,

seorang bapak bernyanyi,

sambil menggendong bayi.

Di mana ibumu, anakku?

jawabnya hanya sepi,

si bayi tak mengerti.

Disebuah jalan sunyi,

seorang bapak mencari,

seorang istri yang telah pergi,

sambil bertanya pada diri.

Apa salahku, istriku?

jawabnya hanya sepi,

si bayi tak juga mengerti.

Disebuah jalan sunyi,

seorang bapak berhenti,

meninggalkan bayi,

dan berkata sendiri.

Haruskah berakhir seperti ini?

jawabnya hanya sepi.

si bayi masih tak mengerti.

4 Tanggapan to “Cerita Tentang Seorang Bapak”

  1. rista 2 Juni 2010 pada 20:55 #

    hiks…hiks…haru…
    jangan sampai suamiku mengalami seperti itu
    btw salam kenal ya!!!!

  2. kawanlama95 3 Juni 2010 pada 06:31 #

    Mohon maaf saat ini hanya meyampaikan undangan-pernikahan-sang-sahaja-dengan-pagi-bening bila memang memungkinkan , salam sehat selalu , semoga diberkahi, amien

  3. mbokratu 3 Juni 2010 pada 15:22 #

    @rista: Salam kenal juga ya, trim telah mampir.
    @kawanlama95: Trims undangannya, ya.

    • Anonim 31 Oktober 2010 pada 15:44 #

      the best

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: