Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

17 Agu

Artikel di bawah ini saya copas dari http://ustadzaris.com.

Tanya:
“Bagaimana cara menyamarkan/menghilangkan noda hitam di kening/di jidat karena sewaktu sujud dalam shalat terlalu menghujam sehingga ada bekas warna hitam?”
0281764xxxx

Jawab:

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ

Yang artinya, “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud” (QS al Fath:29).

Banyak orang yang salah paham dengan maksud ayat ini. Ada yang mengira bahwadahi yang hitam karena sujud itulah yang dimaksudkan dengan tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Padahal bukan demikianyang dimaksudkan.
Diriwayatkan oleh Thabari dengan sanad yang hasan dari Ibnu Abbas bahwa yang dimaksudkan dengan ‘tanda mereka…” adalah perilaku yang baik.
Diriwayatkan oleh Thabari dengan sanad yang kuat dari Mujahid bahwa yang dimaksudkan adalah kekhusyukan.
Juga diriwayatkan oleh Thabari dengan sanad yang hasan dari Qatadah, beliau berkata, “Ciri mereka adalah shalat” (Tafsir Mukhtashar Shahih hal 546).

عَنْ سَالِمٍ أَبِى النَّضْرِ قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ عُمَرَ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ قَالَ : مَنْ أَنْتَ؟ قَالَ : أَنَا حَاضِنُكَ فُلاَنٌ. وَرَأَى بَيْنَ عَيْنَيْهِ سَجْدَةً سَوْدَاءَ فَقَالَ : مَا هَذَا الأَثَرُ بَيْنَ عَيْنَيْكَ؟ فَقَدْ صَحِبْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمْ فَهَلْ تَرَى هَا هُنَا مِنْ شَىْءٍ؟

Dari Salim Abu Nadhr, ada seorang yang datang menemui Ibnu Umar. Setelah orang tersebut mengucapkan salam, Ibnu Umar bertanya kepadanya, “Siapakah anda?”. “Aku adalah anak asuhmu”, jawab orang tersebut.
Ibnu Umar melihat ada bekas sujud yang berwarna hitam di antara kedua matanya. Beliau berkata kepadanya, “Bekas apa yang ada di antara kedua matamu? Sungguh aku telah lama bershahabat dengan Rasulullah, Abu Bakr, Umar dan Utsman. Apakah kau lihat ada bekas tersebut pada dahiku?” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3698)

عَنِ ابْنِ عُمَرَ : أَنَّهُ رَأَى أَثَرًا فَقَالَ : يَا عَبْدَ اللَّهِ إِنَّ صُورَةَ الرَّجُلِ وَجْهُهُ ، فَلاَ تَشِنْ صُورَتَكَ.

Dari Ibnu Umar, beliau melihat ada seorang yang pada dahinya terdapat bekas sujud. Ibnu Umar berkata, “Wahai hamba Allah, sesungguhnya penampilan seseorang itu terletak pada wajahnya. Janganlah kau jelekkan penampilanmu!” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3699).

عَنْ أَبِى عَوْنٍ قَالَ : رَأَى أَبُو الدَّرْدَاءِ امْرَأَةً بِوَجْهِهَا أَثَرٌ مِثْلُ ثَفِنَةِ الْعَنْزِ ، فَقَالَ : لَوْ لَمْ يَكُنْ هَذَا بِوَجْهِكِ كَانَ خَيْرًا لَكِ.

Dari Abi Aun, Abu Darda’ melihat seorang perempuan yang pada wajahnya terdapat ‘kapal’ semisal ‘kapal’ yang ada pada seekor kambing. Beliau lantas berkata, ‘Seandainya bekas itu tidak ada pada dirimu tentu lebih baik” (Riwayat Bahaqi dalam Sunan Kubro no 3700).

عَنْ حُمَيْدٍ هُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ : كُنَّا عِنْدَ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ إِذْ جَاءَهُ الزُّبَيْرُ بْنُ سُهَيْلِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ فَقَالَ : قَدْ أَفْسَدَ وَجْهَهُ ، وَاللَّهِ مَا هِىَ سِيمَاءُ ، وَاللَّهِ لَقَدْ صَلَّيْتُ عَلَى وَجْهِى مُذْ كَذَا وَكَذَا ، مَا أَثَّرَ السُّجُودُ فِى وَجْهِى شَيْئًا.

Dari Humaid bin Abdirrahman, aku berada di dekat as Saib bin Yazid ketika seorang yang bernama az Zubair bin Suhail bin Abdirrahman bin Auf datang. Melihat kedatangannya, as Saib berkata, “Sungguh dia telah merusak wajahnya. Demi Allah bekas di dahi itu bukanlah bekas sujud. Demi Allah aku telah shalat dengan menggunakan wajahku ini selama sekian waktu lamanya namun sujud tidaklah memberi bekas sedikitpun pada wajahku” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3701).

عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ قُلْتُ لِمُجَاهِدٍ (سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ) أَهُوَ أَثَرُ السُّجُودِ فِى وَجْهِ الإِنْسَانِ؟ فَقَالَ : لاَ إِنَّ أَحَدَهُمْ يَكُونُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مِثْلُ رُكْبَةِ الْعَنْزِ وَهُوَ كَمَا شَاءَ اللَّهُ يَعْنِى مِنَ الشَّرِّ وَلَكِنَّهُ الْخُشُوعُ.

Dari Manshur, Aku bertanya kepada Mujahid tentang maksud dari firman Allah, ‘tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud’ apakah yang dimaksudkan adalah bekas di wajah?
Jawaban beliau, “Bukan, bahkan ada orang yang ‘kapal’ yang ada di antara kedua matanya itu bagaikan ‘kapal’ yang ada pada lutut onta namun dia adalah orang bejat. Tanda yang dimaksudkan adalah kekhusyu’an” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3702).
Bahkan Ahmad ash Showi mengatakan, “Bukanlah yang dimaksudkan oleh ayat adalah sebagaimana perbuatan orang-orang bodoh dan tukang riya’ yaitu tanda hitam yang ada di dahi karena hal itu adalah ciri khas khawarij (baca: ahli bid’ah)” (Hasyiah ash Shawi 4/134, Dar al Fikr).
Dari al Azroq bin Qois, Syarik bin Syihab berkata, “Aku berharap bisa bertemu dengan salah seorang shahabat Muhammad yang bisa menceritakan hadits tentang Khawarij kepadaku. Suatu hari aku berjumpa dengan Abu Barzah yang berada bersama satu rombongan para shahabat. Aku berkata kepadanya, “Ceritakanlah kepadaku hadits yang kau dengar dari Rasulullah tentang Khawarij!”.
Beliau berkata, “Akan kuceritakan kepada kalian suatu hadits yang didengar sendiri oleh kedua telingaku dan dilihat oleh kedua mataku. Sejumlah uang dinar diserahkan kepada Rasulullah lalu beliau membaginya. Ada seorang yang plontos kepalanya dan ada hitam-hitam bekas sujud di antara kedua matanya. Dia mengenakan dua lembar kain berwarna putih. Dia mendatangi Nabi dari arah sebelah kanan dengan harapan agar Nabi memberikan dinar kepadanya namun beliau tidak memberinya.

Dia lantas berkata, “Hai Muhammad hari ini engkau tidak membagi dengan adil”.
Mendengar ucapannya, Nabi marah besar. Beliau bersabda, “Demi Allah, setelah aku meninggal dunia kalian tidak akan menemukan orang yang lebih adil dibandingkan diriku”. Demikian beliau ulangi sebanyak tiga kali. Kemudian beliau bersabda,

يَخْرُجُ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ رِجَالٌ كَانَ هَذَا مِنْهُمْ هَدْيُهُمْ هَكَذَا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ ثُمَّ لاَ يَرْجِعُونَ فِيهِ سِيمَاهُمُ التَّحْلِيقُ لاَ يَزَالُونَ يَخْرُجُونَ

“Akan keluar dari arah timur orang-orang yang seperti itu penampilan mereka. Dia adalah bagian dari mereka. Mereka membaca al Qur’an namun alQur’an tidaklah melewati tenggorokan mereka. Mereka melesat dari agama sebagaimana anak panah melesat dari binatang sasarannya setelah menembusnya kemudia mereka tidak akan kembali kepada agama. Ciri khas mereka adalah plontos kepala. Mereka akan selalul muncul” (HR Ahmad no 19798, dinilai shahih li gharihi oleh Syeikh Syu’aib al Arnauth).
Oleh karena itu, ketika kita sujud hendaknya proporsonal jangan terlalu berlebih-lebihan sehingga hampir seperti orang yang telungkup. Tindakan inilah yang sering menjadi sebab timbulnya bekas hitam di dahi.

Martabak Bangka

26 Mar

                                               Image

                                             Image

                                                          Loyang yang digunakan

Setelah browsing di internet akhirnya suami menemukan resep yang kayaknya lumayan meyakinkan. Namun setelah tiga kali percobaan, akhirnya baru berhasil mak nyuuus!.Dan resep ini sudah sering kita buat, hampir seminggu sekali kami (lebih tepatnya suami he he he) membuat martabak ini.Oh ya, kita menggunakan loyang besi berdiameter 20 cm, so 1 resep ini menjadi dua loyang martabak. Are you ready? This is the receipe…

Bahan:

Terigu cakra 250 gram

Air 380 cc

Telor 1 butir

Garam secukupnya

Soda kue 1/2 sdm

Gula putih 50 gram

Vanili secukupnya

Topping sesuai selera

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung air garam gula dan vanili. Kocok lepas hingga tercampu dengan baik.
  2. Diamkan minimal 1 jam (lebih lama lebih baik. Kalu kita sih biasanya membuat adonan pagi hari, trus di panggang sore hari).
  3. Panaskan Loyang martabak 10 menit dengan api kecil. Masukkan telor kedalam adonan. Masukkan soda kue ke dalam adonan. Tuangkan ke dalam Loyang setengah dari tinggi Loyang. .

Image

4.Tunggu sampai adonan berlubang, lalu taburi gula pasir, setelah itu tutup Loyang untuk mematangkan. Setelah matang, angkat dan siap diberi topping sesuai selera.

Image

Image

Image

Image

Martabak siap di santap! Selamat mencoba.Kalu ada yang mau ditanyakan, silahkan! Kami siap menjawabya🙂

 

 

Lollipop

7 Apr

My daughter’s friend ordered lollipop felt. She made it by herself. Here are the result…..

At first, my daughter showed her first creation to her friends at school. Looking at her pretty HP hunger, her friends were so interested so they ordered to her. This is her first creation…

Butterfly

5 Apr

Kali ini aku membuat kupu-kupu dari bHn flanel. Kebetulan sempet memotret prosesnya.

Siapkan untuk sayap kupu-kupunya ya?

Jreng jereeeeng…jadi deh!

The first creation of mine

4 Apr

It’s so long time not to post in my blog. Do you know? I have new hobby now. Actually it’s not really new for me because sewing is my hobby. But, in relation with sewing, now I am still applying my ability in making felt craft. Wow…For the first creation, I sold to my friends at school. I sold it Rp 50.000 and there are 10 creation of mine has been sold.

These are my first creation…… Baca lebih lanjut

Slang

28 Jan

Hari ini saya akan tambahkan beberapa ungkapan slang…

  • She’s so beautiful that I would walk over a mile of broken glass : Dia begitu cantiknya sampai mau rasanya aku berjalan di atas pecahan kaca/Dia sangat cantik sehingga aku mau deh berbuat apa saja untuknya. Untuk maksud yang sama, kita bisa gunakan expresi ini:
  1. She’s not half bad.
  2. I’d give my right arm for her.
  3. I’d do anything for her
  4. She is cute.
  5. She’s gorgeous.
  6. She is prime meat.
  • I’ll keep my fingers crossed : saya doakan semoga berhasil
  • He’s crazy about her : dia tergila-gila padanya.
  • You look like shit : Kamu kusut sekali.
  • I catch someone red-handed : Saya menangkap basah seseorang
  • Rob someone blind : Merampok seseorang habis-habisan.
  • Have punch-up with some one : berkelahi dengan seseorang.
  • I am screwed : Saya benar-benar kacau.
  • Life sucks and then you die : Hidup memang tidak mudah.
  • Life is a bitch :Hidup memang tidak mudah

Semoga bermanfaat………

See ya

Rumus Passive Voices

28 Jan

PRESENT

1. Simple Present Tense

S + IS/AM/ARE + V 3

Contohnya:

  1. I am called by the teacher
  2. Mimy is bitten by a little dog
  3. The house is sold by the owner.

2. Present Continuous Tense

S + AM/IS/ARE + BEING + V 3

Contohnya:

  1. I am being called by the teacher
  2. Mimy is being bitten by a little dog
  3. The house is being sold by the owner.

3. Present Perfect Tense

S + HAVE/HAS + BEEN + V 3

Contohnya:

  1. I have been called by the teacher
  2. Mimy has been bitten by a little dog
  3. The house has been sold by the owner.

4. Present Perfect Continuous Tense

S + HAS/HAVE + BEEN + BEING + V 3

Contohnya:

  1. I have been being called by the teacher
  2. Mimy has been being bitten by a little dog
  3. The house has been being sold by the owner.

PAST

1. Simple Past Tense

S + WAS/WERE + V 3

Contohnya:

  1. We were called by the teacher
  2. Mimy was bitten by a little dog
  3. The house was sold by the owner.

2. Past Continuous Tense

S + WAS/WERE + BEING + V 3

Contohnya:

  1. We were being called by the teacher
  2. Mimy was being bitten by a little dog
  3. The house was being sold by the owner.

3. Past Perfect Tense

S + HAD + BEEN + V 3

Contohnya:

  1. I had been called by the teacher
  2. Mimy had been bitten by a little dog
  3. The house had been sold by the owner.

4. Past Perfect Continuous Tense

S + HAD + BEEN + BEING + V 3

Contohnya:

  1. I had been being called by the teacher
  2. Mimy had been being bitten by a little dog
  3. The house had been being sold by the owner.

FUTURE

1. Simple Future Tense

S + WILL + BE + V 3

Contohnya:

  1. I will be called by the teacher
  2. Mimy will be bitten by a little dog
  3. The house will be sold by the owner.

2. Future Continuous Tense

S + WILL + BE + BEING + V 3

Contohnya:

  1. I will be being called by the teacher
  2. Mimy will be being bitten by a little dog
  3. The house will be being sold by the owner.

3. Future Perfect Tense

S + WILL + HAVE + BEEN + V 3

Contohnya:

  1. I will have been called by the teacher
  2. Mimy will have been bitten by a little dog
  3. The house will have been sold by the owner.

4. Future Perfect Continuous Tense

S + WILL + HAVE + BEEN +BEING + V 3

Contohnya:

  1. I will have been being called by the teacher
  2. Mimy will have been being bitten by a little dog
  3. The house will have been being sold by the owner.

Selamat belajar……